Apa itu girik? Girik adalah dokumen lama yang dipakai sebagai tanda penguasaan tanah sebelum sistem pendaftaran tanah modern berjalan sepenuhnya. Di sejumlah daerah, dokumen ini juga dikenal sebagai petuk pajak, rincik, atau bukti pembayaran pajak atas sebidang tanah. Karena sifatnya historis, girik sering melekat pada tanah yang diwariskan turun-temurun, dibagi oleh keluarga, atau berpindah tangan […]
Category Archives: Panduan Legalitas
Membeli properti selalu terasa lebih tenang ketika semua dokumen sudah jelas sejak awal. Rumah yang rapi, tanah kavling yang strategis, atau bidang tanah dengan akses yang baik memang mudah menarik perhatian. Namun, pada akhirnya legalitas sertifikat tetap menjadi hal pertama yang perlu dipastikan sebelum uang berpindah tangan. Karena itu, cara cek sertifikat tanah online BPN […]
NJOP meter adalah singkatan dari Nilai Jual Objek Pajak per meter persegi. Nilai ini ditetapkan oleh pemerintah sebagai dasar pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Secara sederhana, NJOP meter menggambarkan estimasi nilai suatu tanah atau bangunan per meter persegi berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Penetapan NJOP tidak dilakukan secara sembarangan. Pemerintah mempertimbangkan berbagai […]
Membeli rumah bukan hanya soal menyiapkan dana untuk transaksi utama. Ada berbagai proses administratif yang perlu dipahami agar kepemilikan rumah benar-benar sah secara hukum. Salah satu tahapan penting yang sering menjadi perhatian pembeli properti adalah proses balik nama sertifikat rumah. Proses ini terdengar sederhana, tetapi pada praktiknya melibatkan sejumlah biaya, dokumen, dan tahapan yang wajib […]
Apa itu PPJB? PPJB adalah singkatan dari Perjanjian Pengikatan Jual Beli. Dalam dunia properti, PPJB merupakan perjanjian awal antara penjual dan pembeli sebelum dilakukannya Akta Jual Beli (AJB). Secara umum, PPJB digunakan ketika transaksi jual beli belum dapat diselesaikan secara langsung. Kondisi ini biasanya terjadi karena masih ada beberapa persyaratan administratif atau legal yang belum […]
Pernahkah Anda baru menyadari betapa pentingnya legalitas bagunan rumah setelah proses pembangunan selesai dilakukan? Kondisi tersebut cukup umum terjadi, terutama pada rumah tinggal yang dibangun secara bertahap atau hasil renovasi dari bangunan lama. Ketika rumah sudah berdiri dan siap ditempati, barulah muncul kebutuhan untuk mengurus dokumen bangunan agar status properti lebih aman secara hukum. Saat […]
Saat membeli rumah, kebanyakan orang biasanya lebih fokus pada lokasi, desain bangunan, atau harga yang sesuai budget. Padahal, ada hal lain yang tidak kalah penting untuk diperhatikan sejak awal, yaitu legalitas properti. Jangan sampai rumah yang terlihat menarik justru menimbulkan masalah karena dokumen kepemilikannya belum jelas. Para calon pembeli rumah terkadang belum benar-benar memahami perbedaan […]
SHM adalah Sertifikat Hak Milik yang menjadi bukti kepemilikan sah atas tanah dengan status hak paling kuat dan penuh menurut hukum di Indonesia. Pemegang SHM memiliki kewenangan penuh untuk menggunakan, mengelola, menjual, hingga mewariskan tanah tersebut kepada ahli waris. Secara umum, SHM sering dianggap sebagai bentuk kepemilikan tanah yang paling aman karena memiliki perlindungan hukum […]
Apa itu SHM? SHM adalah singkatan dari Sertifikat Hak Milik, yaitu dokumen bukti kepemilikan resmi atas tanah atau bangunan yang diakui secara hukum di Indonesia. SHM diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional atau BPN sebagai tanda bahwa pemilik memiliki hak penuh atas properti tersebut. SHM termasuk jenis sertifikat dengan tingkat kepemilikan tertinggi. Pemilik memiliki hak untuk […]
Membeli rumah sering kali dimulai dari hal-hal yang terlihat, mulai dari lokasi yang strategis, desain yang menarik, atau harga yang terasa pas di kantong. Namun di balik itu, ada satu hal yang justru jauh lebih penting, yaitu legalitas properti. Tidak sedikit calon pembeli yang terlalu fokus pada tampilan rumah, tetapi kurang memperhatikan status sertifikat tanahnya. […]










